mari manis, berbaringlah
kamu kecapean setelah berwaktu-waktu
membangun igauan di jalan-jalan
karena rasa muakmu

jangan bicara dulu,
sebentar saja
sebuah istirah adalah oase
dalam perjalanan kita menentang kebutaan
agar segala pertanyaan sedikit bisa terjawab
agar kegelisahan bukan sekedar kebiasaan
melainkan sebuah pertanggungjawaban

ya,
ya, tak ada yang pernah bisa hentikan semua pertanyaan
karena darinya kita dilahirkan dan dimatikan
ini bukan kodrat, tentu
tapi syarat untuk kuatkan otot dan syaraf
untuk mengubah tanah menjadi jiwa raga

mari manis, berbaringlah
dan jangan terlalu banyak kata-kata
bukan,
sungguh bukan untuk menyerah
tapi untuk menurunkan bulan
dari langit ke pangkuan :
yang jauh dan yang dekat
menyatu dalam kegelisahan semesta
menolak pemisahan
yang dibikin dari kedangkalan amarah

mari manis
meraih semesta dengan cinta
kita dipihak yang kalah
selama menolak kerumitan dan cinta

Yogyakarta, 12 Juli 1989