"Nanti dulu," cegah saya. E-book itu saya rasa terlalu tipis untuk dicetak. Lagi pula ada beberapa hal yang ingin saya tambahkan ke dalamnya.

"Berapa lama lagi untuk siap cetak?"

"Mestinya tidak lama"

Itu percakapan kami beberapa bulan lalu. Pekerjaan lain membuat pengerjaan buku itu agak terbengkalai. Tapi mestinya pada bulan ini buku itu sudah siap terbit.

Seorang teman, seorang sastrawan, sempat membaca draft buku itu. Dia bilang, "Ini gaya lain dalam penulisan buku How-To (buku panduan). Buku panduan ini ditulis dengan cara penulisan esai. Jadi lebih enak dibaca"

Buat saya, bukan soal 'gaya lain'. Yang terpenting, bisa dimengerti pembaca