Apakah Artificial Intelligence itu Bijaksana?

Apakah Artificial Intelligence itu Bijaksana?

AI semakin pintar memberi jawaban dan rekomendasi. Tapi apakah kemampuan mengolah data dan menemukan pola otomatis membuat AI punya wisdom? Dan haruskah kita menyerahkan keputusan penting...

Menulis & Storytelling

Idea Cascade

Idea Cascade

Kadang menunda bukan berarti berhenti. Dalam proses menulis, satu naskah bisa tertahan bukan...

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Esai itu satu nama, tapi bentuk dan tujuannya bisa sangat berbeda. Apa bedanya menulis untuk...

Catatan

Kemarahan Kita Tampaknya Bukan untuk Tyas
Kemarahan Kita Tampaknya Bukan untuk Tyas

Kemarahan kita mungkin bukan tentang satu kalimat. Ia adalah gema dari kekecewaan yang lebih...

Seolah-olah Urusan Etika
Seolah-olah Urusan Etika

Setiap kritik terhadap penguasa sering kali dibelokkan. Bukan isinya yang dibahas, melainkan etika si...

Sajak Bocah Gamang

"Waiting" karya Yuri Pimenov

(buat: EY)

yulia,
yulia, dimana harus kutemukan kamu?
kabut sisa malam halangi pandanganku
hawa dingin telah bekukan keringat kerjaku
dari mana harus kumulai segala kebangkitan, yulia?
reruntuhan ini tak akan pernah menjadi apa pun
di bawah ancaman kekuasaan
yang ingkari pergantian

yulia,
yulia,
jangan ambil jarak
seorang lelaki yang dihempaskan oleh amarah kekuasaan
selalu butuhkan kedamaian samadhi sebuah percintaan
yulia,
kemana harus kucari tanganmu untuk kugenggam?
aku gamang melihat antrian pengangguran
yang dicabik-cabik permainan kekuasaan ya, yulia,
selalu kekuasaan menjadi ruh iblis setiap zaman

yulia,
mendekatlah aku tak tahan sendirian
melihat senjakala yang angkuh
yang menelantarkan bocah-bocah di klub malam,
di rumah-rumah pelacuran,
di kelas-kelas kosong,
bocah-bocah yang disalibkan di tengah ijazah yang tanpa rasa

yulia,
apakah ini semua mimpi buruk setiap bocah zaman kita?
dan kita cuma bakal jadi saksi?

Yogyakarta, 09 Nopember 1989

Kontak