Seolah-olah Urusan Etika

Seolah-olah Urusan Etika

Setiap kritik terhadap penguasa sering kali dibelokkan. Bukan isinya yang dibahas, melainkan etika si pengkritik. Nada, adab, dan sopan santun dipersoalkan, sementara substansi perlahan dilupakan.

Menulis & Storytelling

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Esai itu satu nama, tapi bentuk dan tujuannya bisa sangat berbeda. Apa bedanya menulis untuk...

Apa Jadinya Kalau Kisah Hidupmu Tak Pernah Diceritakan?

Apa Jadinya Kalau Kisah Hidupmu Tak Pernah Diceritakan?

Setiap kisah hidup berharga, tapi apa jadinya jika tak pernah diceritakan? Menulis memoar bukan...

Catatan

Siapa yang Sebenarnya Memaknai: Kita ataukah Mesin?
Siapa yang Sebenarnya Memaknai: Kita ataukah Mesin?

Mesin bisa memahami bahasa, tapi belum tentu makna. Lalu, siapa sebenarnya yang memaknai: manusia...

Angka dan Cerita 0,00017%
Angka dan Cerita 0,00017%

Statistik bisa menghibur penguasa, tapi menyakiti mereka yang jadi korban. Karena nyawa manusia...

Silhuet Siapa Itu?

"Masai Two Generations" karya Hyatt Moore

Siapa dia, lelaki di ujung cakrawala, ujudnya dalam silhuet senja?

"Aku laskar tua, nak. Tak punya apa-apa di batas ini senja, selain sepasang sepatu lars dan bedil tua juga. Tak ingin apa-apa, selain menjadi raja bagi burung- burung, bagi ikan-ikan, bagi pohonan, bagi monumen dan menara-menara."

Yang tua menjadi tua, yang muda menjadi tua, karena ia memilih menjadi serigala.

"Bukan. Aku hanya serdadu tua saja. Tak ingin apa-apa, selain menjadi suami bagi semua perempuan, menjadi bapak bagi semua bocah, menjadi mercusuar bagi semua kapal."

Yang tua menjadi muda, yang muda tetap belia, karena ia mencinta segala-gala; bukan karena ia menguasa segala-gala.

Siapakah aku dan engkau, dalam rentangan zaman? Siapakah aku dan engkau, dalam silau cahaya yang terpantul dari matahari ke kaca gedung bertingkat?

Yogya, 14 Nopember 1990. 01.07 WIB

Kontak