Apakah Artificial Intelligence itu Bijaksana?

Apakah Artificial Intelligence itu Bijaksana?

AI semakin pintar memberi jawaban dan rekomendasi. Tapi apakah kemampuan mengolah data dan menemukan pola otomatis membuat AI punya wisdom? Dan haruskah kita menyerahkan keputusan penting...

Menulis & Storytelling

Idea Cascade

Idea Cascade

Kadang menunda bukan berarti berhenti. Dalam proses menulis, satu naskah bisa tertahan bukan...

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Esai itu satu nama, tapi bentuk dan tujuannya bisa sangat berbeda. Apa bedanya menulis untuk...

Catatan

Kemarahan Kita Tampaknya Bukan untuk Tyas
Kemarahan Kita Tampaknya Bukan untuk Tyas

Kemarahan kita mungkin bukan tentang satu kalimat. Ia adalah gema dari kekecewaan yang lebih...

Seolah-olah Urusan Etika
Seolah-olah Urusan Etika

Setiap kritik terhadap penguasa sering kali dibelokkan. Bukan isinya yang dibahas, melainkan etika si...

Membakar Koran

"Peasant Burning Weeds" karya Van Gogh

Sebelum habis kuteguk secangkir kopi,
kubakar lagi selembar koran pagi ini.
Untuk apa membaca, jika aksara-aksara tak jadi kata-kata.
Untuk apa kata-kata, jika ia tak punya kaki
untuk menapakkan badannya pada bau tanah yang murni.
Untuk apa melihat, jika yang tertera hanya ribuan titik hitam
yang mengaburkan gambar, yang menepiskan kesaksian.

Sebelum jalan-jalan kembali macet dan berisik,
kubakar lagi selembar koran pagi ini.
Biarkan saja angin menerbangkan abunya ke langit,
mengantarkan harapan beribu orang kemana saja ia mau
seperti tak pedulinya bahasa yang lumpuh pada nasib nyata
denyut nadi si papa dan sahaya


Apa yang kau dapatkan dari selembar koran pagi ini?
Hanya pikiran-pikiran
hanya bunyi gemeretak sebuah syaraf di kepala
hanya harapan-harapan
hanya degup kencang dada

Mana peristiwa?
Mana kejadian?
Tak dapat kusentuh wajahmu dan mereka
Tak dapat kau raba kulit mukaku pula

Selembar koran hanya mengajariku bercuriga dan mendendam
sebelum usai sebuah malam
hanya meredam jerit perih luka
di kakiku sebelum kutahu cerita tentang sebongkah batu tajam.
Maka kubakar saja selembar koran pagi ini.

Bahasa telah kehilangan matanya.

Kabarkan padaku apa isi sebuah pena?

Jakarta, 1994

Kontak