Kemarahan Kita Tampaknya Bukan untuk Tyas

Kemarahan Kita Tampaknya Bukan untuk Tyas

Kemarahan kita mungkin bukan tentang satu kalimat. Ia adalah gema dari kekecewaan yang lebih lama—tentang keadilan, kepercayaan, dan arah negeri yang terasa makin goyah.
Seolah-olah Urusan Etika

Seolah-olah Urusan Etika

Idea Cascade

Idea Cascade

Menulis & Storytelling

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Esai itu satu nama, tapi bentuk dan tujuannya bisa sangat berbeda. Apa bedanya menulis untuk...

Apa Jadinya Kalau Kisah Hidupmu Tak Pernah Diceritakan?

Apa Jadinya Kalau Kisah Hidupmu Tak Pernah Diceritakan?

Setiap kisah hidup berharga, tapi apa jadinya jika tak pernah diceritakan? Menulis memoar bukan...

Catatan

Artificial Intelligence Apa Adanya
Artificial Intelligence Apa Adanya

AI sering kita bayangkan seperti makhluk hidup. Padahal ia hanya alat. Yang berubah justru cara...

Siapa yang Sebenarnya Memaknai: Kita ataukah Mesin?
Siapa yang Sebenarnya Memaknai: Kita ataukah Mesin?

Mesin bisa memahami bahasa, tapi belum tentu makna. Lalu, siapa sebenarnya yang memaknai: manusia...

Membajak Buku

Seorang kawan meresensi sebuah buku di blognya. Seorang pengunjung blog itu menulis komentar atas resensi itu, "nungguin pdfnya :)".

Boleh jadi komentar itu cuma canda. Boleh jadi juga itu keinginan serius si komentator. Apapun itu, "nungguin pdfnya :)" itu sungguh keterlaluan. Kita tahulah maksud si komentator: dia menunggu versi ebook bajakan dari buku itu.

Apakah orang ini tidak pernah menggaji karyawannya? Apakah dia atau orangtuanya sudi bekerja tanpa mendapatkan bayaran? Jangan membajak buku. Jangan mencuri hak orang lain.

Kontak