Kemarahan Kita Tampaknya Bukan untuk Tyas

Kemarahan Kita Tampaknya Bukan untuk Tyas

Kemarahan kita mungkin bukan tentang satu kalimat. Ia adalah gema dari kekecewaan yang lebih lama—tentang keadilan, kepercayaan, dan arah negeri yang terasa makin goyah.
Seolah-olah Urusan Etika

Seolah-olah Urusan Etika

Idea Cascade

Idea Cascade

Menulis & Storytelling

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Tidak Semua Esai Ditulis dengan Cara yang Sama

Esai itu satu nama, tapi bentuk dan tujuannya bisa sangat berbeda. Apa bedanya menulis untuk...

Apa Jadinya Kalau Kisah Hidupmu Tak Pernah Diceritakan?

Apa Jadinya Kalau Kisah Hidupmu Tak Pernah Diceritakan?

Setiap kisah hidup berharga, tapi apa jadinya jika tak pernah diceritakan? Menulis memoar bukan...

Catatan

Artificial Intelligence Apa Adanya
Artificial Intelligence Apa Adanya

AI sering kita bayangkan seperti makhluk hidup. Padahal ia hanya alat. Yang berubah justru cara...

Siapa yang Sebenarnya Memaknai: Kita ataukah Mesin?
Siapa yang Sebenarnya Memaknai: Kita ataukah Mesin?

Mesin bisa memahami bahasa, tapi belum tentu makna. Lalu, siapa sebenarnya yang memaknai: manusia...

Murah Tapi Konyol

Sebuah ebook reader dirancang untuk menyasar pelajar di negara berkembang. Alat itu memakai microcontroller jadul sehingga harganya bisa murah. Alat yang bernama Humane Reader itu akan berharga $ 20 saja.

Untuk membaca ebook, alat ini harus dihubungkan ke TV. Kok begitu? Perancang alat itu menganggap orang di negara berkembang lebih terbiasa dengan TV ketimbang komputer.

Anggapan dia mungkin betul, tapi keputusannya itu salah. Bayangkanlah seorang pelajar di Indonesia membaca ebook di layar TV. Dia bisa dikeroyok penghuni rumah lain yang kecanduan sinetron atau infotainment kan?

Kontak